Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kantor Hukum di Medan Kota Medan

Kantor Hukum di Medan Kota Medan

Kantor Hukum tentu identik dengan Kantor Advokat atau Kantor Pengacara yaitu sebuah kantor yang didirikan oleh Advokat dalam rangka menjalankan profesinya sebagai pemberi Jasa Hukum.  

Jasa hukum yang dimaksud disini tentu saja berdasarkan pengertian dalam UU 18/2003 tentang Advokat yaitu jasa yang diberikan Advokat berupa memberikan konsultasi hukum, bantuan hukum, menjalankan kuasa, mewakili, mendampingi, membela, dan melakukan tindakan hukum lain untuk kepentingan hukum klien

Kantor Hukum memiliki persamaan Law Office dalam bahasa Inggris. Beberapa sebutan lain memiliki persamaan yaitu Kantor Advokat, atau Kantor Advokat dan Konsultan Hukum. Penggunaan sebutan nama kantor setiap Advokat/Pengacara bisa saja berbeda meskipun secara definitif disebut Advokat berdasarkan UU 18/2003. 

Kami sebagai pemberi Jasa Hukum menggunakan nama kantor sebagai Kantor Advokat UHP atau Kantor Hukum UHP.

Area kerja Kantor Hukum UHP termasuk di Medan, Kota Medan. Kami bekerja sebagai Kuasa Hukum berdasarkan kekuatan Surat Kuasa Khusus dari Klien dalam setiap penanganan perkara-perkara di Medan, Kota Medan. Informasi atau ingin konsultasi hukum silahkan klik link berikut:

Nomor telp pengacara di amplas medanWA pengacara amplas medan

Perkara yang kami tangani meliputi :
PERDATA, DILIHAT DARI JENIS PERBUATANNYA :
  • PERBUATAN MELAWAN HUKUM;
  • WANPRESTASI
PERDATA, DILIHAT DARI OBJEK SENGKETANYA:
  • Sengketa tanah [jual beli tanah, tanah dikuasasi pihak lain secara sepihak, beli tanah tetapi objek tanahnya tidak ada, beli tanah tapi SHM ganda, tanah milik sendiri dijual oleh pihak lain, ada pihak lain yang mengaku berhak atas tanah milik anda, tanah dijadikan jaminan utang pihak lain dan disita pihak bank, tanah disewakan lebih dari 15 tahun tetapi kemudian telah dijual 2 x oleh pihak lain, mendapatkan hibah tanah 20 tahun lalu tapi karena surat tanah tidak dipecah pihak ahli waris pemberi hibah enggan memecah surat tanahnya dan lain-lain]
  • Sengketa Bisnis, rekan bisnis mengingkari janjinya untuk membayar sejumlah keuntungan; Barang sudah dikirimkan tetapi rekan bisnis tidak membayarnya secara lunas;
  • Beli mobil secara over kredit tetapi perusahaan leasing tidak bersedia memberikan BPKB Kendaraannya;
  • Perusahaan asuransi tolak klaim asuransi kecelakaan kendaraan padahal sesuai polis asuransi berhak menerima asuransi Rp. 660 juta;
  • Tanah terkena pembangunan fasilitas umum namun harga yang ditawarkan terlalu rendah;
  • Ganti rugi bangunan untuk kepentingan umum diserahkan kepada pemilik tanah, namun pemilik tanah tidak bersedia menyerahkan uang ganti rugi kepada pemilik bangunan.
  • Teman meminjam uang Rp. 100 juta, berjanji  mengembalikan dalam enam bulan tetapi sudah satu tahun belum dibayar;
  • Perkara sengketa waris/sengketa hak waris/sengketa pembagian harta warisan;
  • (bersambung, maaf masih dalam tahap penyelesaian)