Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Biaya Pengacara di Medan Kota Medan

Biaya biaya Advokat/Pengacara di Medan Kota Medan. Undang-Undang No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat menyebut dengan istilah HONORARIUM. Pasal 1 angka 7 menyatakan bahwa : "Honorarium adalah imbalan atas jasa hukum yang diterima oleh Advokat berdasarkan kesepakatan dengan Klien".

Yang dimaksud dengan kesepakatan dengan klien adalah besarnya Honorarium atas Jasa Hukum ditetapkan secara wajar berdasarkan persetujuan kedua belah pihak.

Selanjutnya ditetapkan secara wajar pada umumnya akan menerapkan kriteria terdiri dari :
  1. Tingkat kesulitan perkara (terkait risiko, waktu, biaya operasional);
  2. Kemampuan ekonomi klien;
Sebagai contoh tarif Pengacara untuk menangani perkara perceraian dibandingkan dengan tarif menangani perkara sengketa bisnis tentu akan berbeda. Keduanya memiliki tingkat kesulitan yang berbeda dalam proses berperkara di pengadilan, mulai dari penyusunan dasar-dasar gugatan, pembelaan hak-hak klien, hingga pembuktian dimuka persidangan.

Sebagai contoh lain, misalnya biaya Pengacara untuk melakukan gugat cerai dari seorang klien yang berstatus pekerja warung makan kaki lima dengan pekerja kantoran level managerial di perusahaan mapan tentu berbeda meskipun statusnya sama-sama pekerja. Pekerja warung makan kaki lima tentunya tidak memiliki penghasilan sebesar pekerja kantoran level managerial diperusahaan mapan tersebut.

Kesepakatan klien dengan Pengacara tentu akan menjadi jalan terbaik untuk sama-sama memperoleh hal-hal yang diinginkan masing-masing pihak. Tidak ada kesepakatan berarti tidak akan terjadi transaksi penunjukkan kuasa hukum.

Advokatmedan.com (UHP Law Office) dalam menetapkan tarif biaya Pengacara juga akan berpedoman kepada kriteria tersebut diatas.

Untuk informasi detil biaya UHP Law Office Medan sebagai Pengacara di Medan silahkan hubungi contact center kami atau KLIK DISINI untuk terhubung melalui Chat WhatsApp. Atau klik gambar berikut.